Architectural Restoration of the Tegalsari Grand Mosque, Jetis, Ponorogo, East Java (1994–1997 CE)
(1) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
(2) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alizanda, M. G., Musyawaroh, & Yuliarso, H. (2021). Penerapan prinsip arsitektur Islam pada Masjid Besar di kawasan Taman Sriwedari Surakarta. SENTHONG: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur, 4(1), 55–64.
Arief, U. M., & Alfiansyah, H. (2025). Jejak sejarah dalam struktur: Studi perkembangan bentuk bangunan Masjid Layur di Kota Semarang. Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain, 2(3), 9–16.
https://doi.org/10.62383/REALISASI.V2I3.652
Barliana, M. S. (2008). Perkembangan arsitektur masjid: Suatu transformasi bentuk dan ruang. Jurnal Pendidikan Sejarah, 9(2), 45–60. https://doi.org/10.17509/historia.v9i2.12171
Budi, B. S. (2017). Studi perkembangan fisik arsitektural Masjid Taluk, Sumatra Barat. Dalam Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2017 (hlm. 179–190). Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia. https://doi.org/10.32315/ti.6.i179
Daliman, A. (2012). Islamisasi dan perkembangan kerajaan Islam di Indonesia. Penerbit Ombak.
Daryono, H. (2016). Dari Majapahit menuju pondok pesantren: Babad Pesantren Tegalsari. Elmatera.
Ernawati, A., Hidayat, R., Dwiputri, M., Widyawati, K., Murodif, A., Budiarto, A., Ferdian, L., & Irwansyah, Y. (2023). Struktur atap tradisional kayu pada masjid bersejarah abad ke-16 di Jakarta: Studi kasus Masjid Al-Alam Marunda dan Masjid Al-Alam Cilincing. Lakar: Jurnal Arsitektur, 6(1), 114–129.
https://doi.org/10.30998/lja.v6i1.17129
Fahrezi, R. R., Pangestu, P. C., Mubarrok, M. A. Z., Mukholadun, G. W., & Aji, F. M. P. (2024). Masjid Agung Jamik Sumenep: Sejarah, peran, dan pelestariannya sebagai warisan budaya. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 21(1), 95–103. https://doi.org/10.23917/sinektika.v21i1.2878
Fathoni, T. (2018). Ki Ageng Nursalim: Sejarah lisan tentang perkembangan Islam di Ngasinan. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 10(1), 1–11.https://doi.org/10.5281/zenodo.3559246
Felisiani, T. (2009). Pawestren pada masjid agung kuno di Jawa: Pemaknaan ruang perempuan. UI Press.
Handinoto, H., & Hartono, S. (2006). Arsitektur transisi di Nusantara dari akhir abad ke-19 ke awal abad ke-20. DIMENSI: Journal of Architecture and Built Environment, 34(2), 81–92. https://doi.org/10.9744/dimensi.34.2.81-92
Karim, R., Widaningrum, I., & Widiyahseno, B. (2020). Penelusuran sejarah Kebo Bule “Kyai Slamet” dan kelahiran kesenian Kebo Bule sebagai media dakwah Islam di Ponorogo. Sebatik, 24(2), 1–10.
https://doi.org/10.46984/sebatik.v24i2.1059
Kuntowijoyo. (2013). Pengantar ilmu sejarah. Tiara Wacana.
Kusnanto, H., & Hartono, Y. (2017). Masjid Tegalsari Jetis Ponorogo: Makna simbolik dan potensinya sebagai sumber pembelajaran sejarah lokal. Gulawentah: Jurnal Studi Sosial, 2(1), 41–52.
https://doi.org/10.25273/gulawentah.v2i1.1359
Laporan Kegiatan Evaluasi Pasca Pemugaran Masjid Tegalsari Dusun Gendol Desa Tegalsari Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo. (2014). Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur.
Laporan Pemugaran Masjid Tegalsari Tahap I di Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo. (1995). Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur.
Laporan Pemugaran Masjid Tegalsari Tahap II di Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo. (1996). Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur.
Multazam, D. (2021). Akar dan buah Tegalsari: Dinamika santri dan keturunan kiai Pesantren Tegalsari Ponorogo. Mozaic: Islam Nusantara, 4(1), 1–20. https://doi.org/10.47776/mozaic.v4i1.119
Nurdianto, S. A., Joebagio, H., & Djono, D. (2018). Kajian poskolonial gerakan pemikiran dan sikap ulama Pesantren Tegalsari dalam pusaran konflik multidimensional di Jawa (1742–1862). Jurnal Theologia, 29(1), 189–214.
https://doi.org/10.21580/teo.2018.29.1.2434
Purworijoyo. (1984). Babad Ponorogo (Jilid II). Dinas Pariwisata.
Purwowijoyo. (1984). Babad Ponorogo (Jilid I). Dinas Pariwisata.
Rahayu, D. P., & Wirajaya, A. Y. (2020). Hikayat Susunan Kuning dalam Negeri Gagelang: Sebuah tinjauan historiografi. Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara, 11(1), 1–20. https://doi.org/10.37014/jumantara.v11i1.640
Ruliansyah, F. P., Rani, N., Nuraini, C., Andriana, M., & Indira, S. S. (2025). Kajian pelestarian Masjid Lama Gang Bengkok di Kota Medan berbasis nilai historis, arsitektural, dan sosial. JAUR (Journal of Architecture and Urbanism Research), 9(1), 112–123. https://doi.org/10.31289/jaur.v9i1.14767
Salsabila, D. N. (2024). Ikonografi arsitektur dan interior Masjid Al-Aqsa Menara Kudus. Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun, 4(1), 57–67. https://doi.org/10.59997/vastukara.v4i1.2783
Setyawan, J., Jannah, M., & Syafiq, M. (2017). Mengalami masjid sebagai lingkungan restoratif. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 8(1), 68–78. https://doi.org/10.26740/jptt.v8n1.p68-78
Siddiq, M. A. (2022). Sejarah Pondok Pesantren Tegalsari Ponorogo pasca Kiai Hasan Besari tahun 1862–1964 M (Tesis). UIN Sunan Ampel Surabaya.
Sudarsono, S. (2001). Purna pugar Masjid Tegalsari. Balai Pelestarian Cagar Budaya.
Susanta, G. (2007). Membangun masjid dan mushola. Penebar Swadaya.
Syahroni, M. F. R. F., & Pujianto, W. E. (2024). Model wisata religi dan ekonomi kreatif berbasis masjid. Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat, 1(1), 61–65. https://doi.org/10.62759/jpim.v1i1.97
Tjandrasasmita, U. (2009). Arkeologi Islam Nusantara. Gramedia.
Zainal, L. (2011). Masuk dan berkembangnya Islam di Ponorogo 1486–1517. IAIN Sunan Ampel Surabaya.
DOI: https://doi.org/10.34007/warisan.v6i2.2930
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Adhelia Shelyn Levinanda, Himayatul Ittihadiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Warisan: Journal of History and Cultural Heritage
Published by Mahesa Research Center
E-mail: warisan.journal@gmail.com
This work is licensed under CC BY 4.0


.png)

.png)

